Andai aku bukan aktifis...
Ga perlu ngerasa sebel sama pemimpin yang sering sok tau terhadap kondisi lapangan, mengambil kebijakan irasional.
Padahal mereka cuma bintang-bintang yang bergelantungan di langit da'wah sekolah/kampus tanpa pernah menapak bumi. Tanpa merasakan perihnya tertusuk duri atau kerikil tajam di tanah yang becek.
Andai aku bukan aktifis...
Ga perlu menghadiri rapat poci-poci tak terarah yang ga menghasilkan sedikitpun perbaikan, selain makin bertambahnya robot lapangan yang cuma tau 'kerja', tanpa diberi kesempatan berpikir. Bertambah utang juga tentunya:(
Andai aku bukan aktifis...
Ga perlu kecewa dengan kinerja orang-orang yang mengaku dirinya da'i, tapi sering pesimis, asal-asalan, dan ga profesional.
Yah...andai aku bukan aktifiiiiis!
Aku akan bebas.
Berekspresi.
Berkreasi.
Berda'wah dengan ceria.
Kutatap gemuruh langit, gemuruh hati,
menggumpal-gumpalkan berbagai fakta kekecewaan.
Sesak.
Benar-benar membayangkan,
Andai aku bukan aktifis...
Pasti aku adalah pasifis, yang kerjanya dari hari ke hari cuma mringis terkikis moleknya dunia yang makin lama makin bengis dan tragis
Andai aku bukan aktifis...
Tak kan mungkin aku bisa menangis haru teringat syurga
Karena syurga hanya mampu terdefinisi oleh padatnya PERJUANGAN.
Andai aku bukan aktifis...
Membaca saja aku susah, apalagi menulis!;p
Di atas tingginya bukit kekecewaan ini, aku ingin berteriak lantang kepada kalian semua :
Woiii, Aktivis..!!
Mas'ul A! Mas'ul B! Aktivis A, B, C,...Z!!
Emang siapa kalian bisa ngejauhin aku dari Allah???
Emang siapa kalian bisa bikin aku memilih mundur dari jalan da'wah???
Rugi banget kalo aku meninggalkan jalan menuju syurga karena aku KECEWA PADA KALIAN..!
Wong nantinya kita dikubur sendiri-sendiri, kok.
dihisab sendiri-sendiri,
diputuskan masuk syurga atau neraka sendiri-sendiri.
karena amalan kita sendiri-sendiri!!
Rugi banget kalo aku meninggalkan jama'ah kebaikan karena aku KECEWA PADA KALIAN..!
Wong amalan kalian ga akan sedikitpun berpengaruh kok pada hisabku,
dan amalanku ga akan sedikitpun berpengaruh pada hisab kalian,
Mo kalian baek kek,
nyebelin kek,
futur kek.
ANE HARUS TETEP ISTIQOMAH, ya gak?;p
Kalian ga kan rugi kalo aku mundur,
Da'wah ga kan rugi kalo aku futur,
Bakal ada puluhan, ratusan, mungkin ribuan orang yang siap menggantikanku.
Satu-satunya yang rugi jika aku keluar, adalah : AKU!
Gosip dari mana da'wah bikin TERKEKANG, GA KREATIF, dsb dst dll??
Keliru ambil kamus tentang definisi kreatifitas kali...?
Inget kan prinsip sejatinya,
SEMUA HAL ITU MUBAH, KECUALI YANG ADA NASH YANG MENGHARAMKAN
so, LAKUKAN AJA SELAMA BELOM DILARANG,
Jangan dibalik, DIEM AJA SELAMA BELOM 'DIPERINTAH'.
Keimanan itu hakikat yang aktif dan dinamis,
yang tercermin dalam amal sholeh dan gerakan.
Jadi, mana mungkin seseorang ngaku beriman kalo untuk beramal aja musti nunggu diobrak-obrak 'para jendral'?
Ane berda'wah buat Allah kok,
bukan buat ente, pak mas'ul, bu mas'ulah..!
Buat Allah! Muara semua tanya..
Nb : Sebuah ungkapan perasaan untuk manusia2 yang merasa dirinya hebat...
(Masuri Al-Fatih)
Rabu, 27 Juli 2011
Selasa, 26 Juli 2011
karena aku harus mengerti..
hingga saat ini, tiga tahun lamanya, aku berada disini. bertemu dengan warna-warni kehidupan yang harus dihadapi. warna merah yang membuat akupun harus tetap bertahan dalam segala kondisi, warna biru yang membuat aku harus tetap tenang karena percaya bahwa Allah selalu bersamaku, dan warna-warna lain yang sesungguhnya jika aku mampu memaknainya maka akan menjadi benteng pertahananku, menjadi modal optimisme yang tak terbatas.
dan Engkau lah yang menciptakan warna-warni kehidupan ini, bukan tanpa sebab. aku percaya, semua penuh makna. aku percaya, Engkau tak mungkin membiarkan hamba-Mu memperoleh surga begitu saja. ujian, dan ujian lagi. untuk menguji sebuah kepantasan. kepantasan yang hanya Engkau lah yang menilai.
Allah, pahamkan aku atas semua skenario-Mu. mudahkan aku dalam menjalani peran yang telah Engkau tugaskan.
jika nanti kutemui gesekan-gesekan yang lebih besar, aku hanya memohon, bantu aku untuk memahaminya kembali, jernihkan hatiku, karena aku serahkan semuanya pada-Mu ya Allah. hanya Engkau tempat kembali.
bahwa kehidupan ini adalah proses, dan aku harus menikmati segala proses yang kutemui. bertahap, bukan berarti menjalani begitu saja, melainkan berkonsentrasilah, fokus pada tujuan sebuah tahapan yang sedang kau jalani, sehingga kau akan tenang, dan tak perlu kau risaukan gejolak-gejolak itu. lakukan saja yang terbaik, ikhlaskan hati, hanya ingin meraih keridhoan Allah.
karena aku harus mengerti
@ Rumaisha studio 4
di suatu dhuha, saat hati berbicara..
dan Engkau lah yang menciptakan warna-warni kehidupan ini, bukan tanpa sebab. aku percaya, semua penuh makna. aku percaya, Engkau tak mungkin membiarkan hamba-Mu memperoleh surga begitu saja. ujian, dan ujian lagi. untuk menguji sebuah kepantasan. kepantasan yang hanya Engkau lah yang menilai.
Allah, pahamkan aku atas semua skenario-Mu. mudahkan aku dalam menjalani peran yang telah Engkau tugaskan.
jika nanti kutemui gesekan-gesekan yang lebih besar, aku hanya memohon, bantu aku untuk memahaminya kembali, jernihkan hatiku, karena aku serahkan semuanya pada-Mu ya Allah. hanya Engkau tempat kembali.
bahwa kehidupan ini adalah proses, dan aku harus menikmati segala proses yang kutemui. bertahap, bukan berarti menjalani begitu saja, melainkan berkonsentrasilah, fokus pada tujuan sebuah tahapan yang sedang kau jalani, sehingga kau akan tenang, dan tak perlu kau risaukan gejolak-gejolak itu. lakukan saja yang terbaik, ikhlaskan hati, hanya ingin meraih keridhoan Allah.
karena aku harus mengerti
@ Rumaisha studio 4
di suatu dhuha, saat hati berbicara..
Rabu, 29 Juni 2011
Bersedekah dengan Senyum
Rasulullah saw. bersabda, "Senyummu di muka saudaramu adalah sedekah," dan bukan "Senyummu untuk saudaramu." Dalam hadits di atas dipakai kata "muka", karena pada wajah terdapat banyak indra, dan ia merupakan gambaran hakiki seorang manusia. Oleh karenanya, sebuah senyuman yang tidak terlihat oleh saudara kita, tidak akan mempunyai arti dan tidak akan berkesan.
Senyuman adalah gambaran isi hati yang menggerakkan perasaan dan memancar pada wajah seperti kilatan cahaya, seakan berbicara dan memanggil, sehingga hati yang mendengar akan terpikat.
Senyuman yang dibuat-buat tidaklah sama dengan senyuman yang tulus lkhlas. Senyuman yang dibuat-buat adalah sebuah kreasi seni, tak lebih dari sebuah plastik. Sedangkan senyuman yang tulus ikhlas adalah fitrah; ia ibarat bunga yang mekar di tangkainya, indah dipandang mata, dan harum baunya, yang menjadikan jiwa terlena dan bersimpati. Mengenai hal ini Rasulullah telah mengingatkan kepada kita dengan sabdanya,
"Kamu tidak akan dapat membabagiakan orang lain dengan hartamu, tetapi yang dapat membahagiakan mereka adalah wajah yang ceria dan akhlak yang mulia."
Senyuman adalah gambaran isi hati yang menggerakkan perasaan dan memancar pada wajah seperti kilatan cahaya, seakan berbicara dan memanggil, sehingga hati yang mendengar akan terpikat.
Senyuman yang dibuat-buat tidaklah sama dengan senyuman yang tulus lkhlas. Senyuman yang dibuat-buat adalah sebuah kreasi seni, tak lebih dari sebuah plastik. Sedangkan senyuman yang tulus ikhlas adalah fitrah; ia ibarat bunga yang mekar di tangkainya, indah dipandang mata, dan harum baunya, yang menjadikan jiwa terlena dan bersimpati. Mengenai hal ini Rasulullah telah mengingatkan kepada kita dengan sabdanya,
"Kamu tidak akan dapat membabagiakan orang lain dengan hartamu, tetapi yang dapat membahagiakan mereka adalah wajah yang ceria dan akhlak yang mulia."
Selasa, 07 Juni 2011
Al-Khusyu' 'inda tilawatil Qur'an
Qara’a (قرأ) memiliki erti mengumpulkan dan menghimpun. Qira’ah (قراءة) bererti menghimpun huruf-huruf dan kata-kata dalam satu ungkapan kata yang indah. Al-Quran asalnya sama dengan qira’ah, iaitu akar kata (masdar) daripada qara’a, qira’atan wa qur’anan. Allah menerangkan :
“Sesungguhnya Kamilah yang berkuasa mengumpulkan al-Quran itu (dalam dadamu), dan menetapkan bacaannya (pada lidahmu); Oleh itu apabila Kami telah menyempurnakan bacaannya (kepadamu, dengan perantaraan Jibril), maka bacalah menurut bacaannya itu.” (Al-Qiyamah : 17-18)
Al-Qur'an adalah ruh manusia dalam beraktivitas. Ruh inilah yang menjadi energi dalam setiap aktivitas yang manusia lakukan. maka semakin banyak aktivitas maka harus semakin banyak pula ber-tilawah (membaca Al-Qur'an).
ada dua hal yang akan mampu menjadi syafaat bagi manusia kelak di yaumil qiyamah, yakni tilawah dan qiyamullail. subhanallah, janji Allah begitu indah bagi mereka yang mampu konsisten dengan tilawahnya.
Kunci agar senantiasa khusyu' dalam tilawah adalah cinta pada Al-Qur'an. karena tidak mungkin orang yang cinta Al-Qur'an akan membacanya dengan khusyu', yang ada malah terburu-buru membacanya. maka dari itu sebagai umat Islam yang Al-Qur'an sebagai kitab sucu nya, adalah sebuah kewajiban bagai kita untuk mencintainya. proud to Al-Qur'an :)
dalam surah Muhammad ayat 24: "Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran ataukah hati mereka terkunci?". begitulah Allah menerangkan dalam firmanNya agar manusia senantiasa memperhatikan Al-Qur'an, karena jika tidak berarti hati mereka telah terkunci. memperhatikan dalam arti mentadabburinya, tidak hanya membaca namun menghayati serta mengamalkannya. Hasan AL-Bashri mengatakan bahwa tidak dikatakan seseorang itu mentadabburi Al-Qur'an kecuali ia mengamalkannya.
"orang yang berilmu adalah orang yang mampu mengamalkan ilmunya"
Agar menghadirkan khusyu' dalam tilawah:
1. Benar dalam membaca (bacaannya benar)
2. Memahami ayat-ayat yang dibaca
3. Mengulang-ulang ayat yang dibaca
4. Tartil (tidak terburu-buru)
5. Suara keras (jahr), namun tidak mengganggu orang
6. Menelaah Al-Qur'an sebaik-baiknya.
semoga kita mampu menjadi orang yang khusyu' dalam tilawah dan mampu mengamalkan tiap ayat dalam Al-Qur'an. karena tilawah adalah ruh bagi manusia. jika tilawah kita tidak benar dan tidak khusyu' maka bisa disebut ruh kita sedang sakit atau bahkan ruh kita tidak ada, na-udzubillahi min dzalik.
keep Al-Qur'an in your heart everyday :)
“Sesungguhnya Kamilah yang berkuasa mengumpulkan al-Quran itu (dalam dadamu), dan menetapkan bacaannya (pada lidahmu); Oleh itu apabila Kami telah menyempurnakan bacaannya (kepadamu, dengan perantaraan Jibril), maka bacalah menurut bacaannya itu.” (Al-Qiyamah : 17-18)
Al-Qur'an adalah ruh manusia dalam beraktivitas. Ruh inilah yang menjadi energi dalam setiap aktivitas yang manusia lakukan. maka semakin banyak aktivitas maka harus semakin banyak pula ber-tilawah (membaca Al-Qur'an).
ada dua hal yang akan mampu menjadi syafaat bagi manusia kelak di yaumil qiyamah, yakni tilawah dan qiyamullail. subhanallah, janji Allah begitu indah bagi mereka yang mampu konsisten dengan tilawahnya.
Kunci agar senantiasa khusyu' dalam tilawah adalah cinta pada Al-Qur'an. karena tidak mungkin orang yang cinta Al-Qur'an akan membacanya dengan khusyu', yang ada malah terburu-buru membacanya. maka dari itu sebagai umat Islam yang Al-Qur'an sebagai kitab sucu nya, adalah sebuah kewajiban bagai kita untuk mencintainya. proud to Al-Qur'an :)
dalam surah Muhammad ayat 24: "Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran ataukah hati mereka terkunci?". begitulah Allah menerangkan dalam firmanNya agar manusia senantiasa memperhatikan Al-Qur'an, karena jika tidak berarti hati mereka telah terkunci. memperhatikan dalam arti mentadabburinya, tidak hanya membaca namun menghayati serta mengamalkannya. Hasan AL-Bashri mengatakan bahwa tidak dikatakan seseorang itu mentadabburi Al-Qur'an kecuali ia mengamalkannya.
"orang yang berilmu adalah orang yang mampu mengamalkan ilmunya"
Agar menghadirkan khusyu' dalam tilawah:
1. Benar dalam membaca (bacaannya benar)
2. Memahami ayat-ayat yang dibaca
3. Mengulang-ulang ayat yang dibaca
4. Tartil (tidak terburu-buru)
5. Suara keras (jahr), namun tidak mengganggu orang
6. Menelaah Al-Qur'an sebaik-baiknya.
semoga kita mampu menjadi orang yang khusyu' dalam tilawah dan mampu mengamalkan tiap ayat dalam Al-Qur'an. karena tilawah adalah ruh bagi manusia. jika tilawah kita tidak benar dan tidak khusyu' maka bisa disebut ruh kita sedang sakit atau bahkan ruh kita tidak ada, na-udzubillahi min dzalik.
keep Al-Qur'an in your heart everyday :)
Senin, 06 Juni 2011
Freedom - Maher Zain
Gathered here with my family
My neighbours and my friends
Standing firm together against oppression holding hands
It doesn’t matter where you’re from
Or if you’re young, old, women or man
We’re here for the same reason; we want to take back our lan
Oh God thank you
For giving us the strength to
hold on
And now we’re here together
Calling you for freedom, freedom
We know you can hear our call ooh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t let us fall oh
We know you’re here with us
No more being prisoners in our homes
No more being afraid to talk
Our dream is just to be free, just to be free
Now when we’ve taking our first step
Towards a life of complete freedom
We can see our dream getting closer and closer, we’re almost there
Oh God thank you
For giving us the strength to
hold on
And now we’re here together
Calling you for freedom, freedom
We know you can hear our call ooh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t let us fall oh
I can feel the pride in the air
And it makes me strong to see everyone
Standing together holding hands in unity
Shouting out load demanding their right for freedom
This is it and we’re not backing of
Oh God we know you hear our call
---------
lagu freedom oleh Maher Zain keren banget dah menurut saya, menurut temen-temen juga kan? ^^, kalau kita cermati lirik lagunya, pahami artinya, kita akan lihat betapa lagu ini sangat menjunjung tinggi ukhuwah.
oke, let's sing this song :)
My neighbours and my friends
Standing firm together against oppression holding hands
It doesn’t matter where you’re from
Or if you’re young, old, women or man
We’re here for the same reason; we want to take back our lan
Oh God thank you
For giving us the strength to
hold on
And now we’re here together
Calling you for freedom, freedom
We know you can hear our call ooh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t let us fall oh
We know you’re here with us
No more being prisoners in our homes
No more being afraid to talk
Our dream is just to be free, just to be free
Now when we’ve taking our first step
Towards a life of complete freedom
We can see our dream getting closer and closer, we’re almost there
Oh God thank you
For giving us the strength to
hold on
And now we’re here together
Calling you for freedom, freedom
We know you can hear our call ooh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t let us fall oh
I can feel the pride in the air
And it makes me strong to see everyone
Standing together holding hands in unity
Shouting out load demanding their right for freedom
This is it and we’re not backing of
Oh God we know you hear our call
---------
lagu freedom oleh Maher Zain keren banget dah menurut saya, menurut temen-temen juga kan? ^^, kalau kita cermati lirik lagunya, pahami artinya, kita akan lihat betapa lagu ini sangat menjunjung tinggi ukhuwah.
oke, let's sing this song :)
Langganan:
Postingan (Atom)